Bagian 2. Soal SKB CPNS dan PPPK ADMINISTRATOR KESEHATAN

1. Dalam proses peningkatan mutu sumber daya manusia kesehatan, lembaga pelatihan kesehatan diwajibkan untuk memenuhi standar akreditasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Penilaian akreditasi ini mencakup beberapa komponen utama yang berhubungan dengan tata kelola, pelaksanaan, dan hasil pelatihan. Namun, tidak semua aspek administratif termasuk dalam standar yang dinilai dalam akreditasi pelatihan bidang kesehatan. Berdasarkan prinsip tersebut, unsur yang tidak termasuk komponen utama dalam standar akreditasi pelatihan bidang kesehatan berkaitan dengan…
 
a.Penilaian terhadap kurikulum dan kesesuaian materi pelatihan dengan kebutuhan kompetensi peserta
b.Evaluasi terhadap kompetensi dan kualifikasi pelatih sesuai bidang keahliannya
c.Penilaian terhadap profil dan seleksi peserta pelatihan agar sesuai dengan tujuan pembelajaran
d.Pemeriksaan aspek keuangan internal lembaga pelatihan dalam pengelolaan anggaran
e.Evaluasi terhadap penyelenggara pelatihan terkait sistem manajemen, sarana prasarana, dan dokumentasi kegiatan
2. Dalam penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan, proses akreditasi dilakukan untuk menjamin mutu institusi agar sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi dan kebutuhan sistem kesehatan nasional. Setiap tahap dalam proses akreditasi memiliki fungsi yang saling melengkapi, mulai dari perencanaan hingga evaluasi hasil. Namun, tidak semua proses administratif atau kegiatan lembaga termasuk dalam prosedur akreditasi formal yang diatur dalam pedoman akreditasi institusi pendidikan kesehatan. Berdasarkan hal tersebut, unsur yang tidak termasuk dalam tahapan prosedur akreditasi institusi pendidikan tenaga kesehatan berkaitan dengan…
 
a.Tahap perencanaan pelaksanaan akreditasi yang melibatkan persiapan dokumen dan tim penilai internal
b.Tahap pelaksanaan akreditasi oleh lembaga akreditasi independen sesuai standar yang telah ditetapkan
c.Tahap pengawasan rutin terhadap kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan oleh lembaga pembina
d.Tahap evaluasi hasil akreditasi yang digunakan sebagai dasar perbaikan mutu institusi Pendidikan
e.Semua tahapan tersebut merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu internal lembaga pendidikan

3. Dalam pelaksanaan penjaminan mutu lembaga pelatihan tenaga kesehatan, proses akreditasi dilakukan oleh lembaga akreditasi yang diakui oleh Kementerian Kesehatan. Hasil akreditasi mencerminkan tingkat kepatuhan lembaga terhadap standar penyelenggaraan pelatihan, baik dari segi manajemen, kurikulum, pelatih, maupun peserta. Berdasarkan sistem penilaian yang berlaku, bentuk keputusan hasil akreditasi lembaga diklat kesehatan yang tidak termasuk dalam kategori resmi penetapan hasil akreditasi berkaitan dengan…
 
a.Penetapan status tidak terakreditasi bagi lembaga pelatihan yang tidak memenuhi standar minimum penilaian
b.Pemberian status akreditasi penuh selama tiga tahun bagi lembaga yang memenuhi seluruh komponen standar pelatihan
c.Penetapan status akreditasi istimewa bagi lembaga yang memiliki keunggulan tertentu dalam pengelolaan pelatihan
d.Pemberian status akreditasi bersyarat bagi lembaga yang memenuhi sebagian standar dengan catatan perbaikan
e.Seluruh kategori tersebut termasuk hasil penilaian akreditasi lembaga diklat kesehatan
Dalam rangka menjamin mutu dan keamanan alat kesehatan yang beredar di Indonesia, setiap produsen wajib melalui proses sertifikasi produksi sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Sertifikasi ini mencakup penilaian terhadap kemampuan produsen dalam menerapkan sistem manajemen mutu dan memenuhi persyaratan teknis produksi alat kesehatan. Berdasarkan pedoman klasifikasi sertifikasi produksi alat kesehatan, jumlah golongan dalam sistem sertifikasi tersebut terdiri atas…
 
a.Dua golongan berdasarkan kompleksitas produk dan kapasitas produksi
b.Tiga golongan berdasarkan tingkat risiko alat kesehatan yang diproduksi
c.Empat golongan berdasarkan risiko, jenis proses produksi, dan sistem manajemen mutu yang diterapkan
d.Lima golongan berdasarkan tingkat bahaya, proses manufaktur, serta kategori pengguna alat
e.Enam golongan berdasarkan kombinasi risiko, fungsi alat, dan tingkat sterilisasi produk
5. Dalam mekanisme sertifikasi produksi alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga (PKRT), perusahaan pemohon wajib mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pemerintah untuk menjamin standar mutu dan keamanan produk. Salah satu tahap awalnya adalah pengajuan permohonan sertifikat produksi kepada instansi berwenang. Berdasarkan ketentuan peraturan Kementerian Kesehatan, permohonan tersebut disampaikan secara resmi kepada Menteri melalui…
 
a.Puskesmas setempat sebagai unit teknis kesehatan daerah yang melakukan verifikasi administratif awal
b.Dinas Kesehatan kabupaten atau kota sebagai lembaga pelaksana pemerintahan daerah bidang kesehatan
c.Dinas Kesehatan provinsi setempat yang memiliki kewenangan atas pembinaan fasilitas produksi kesehatan
d.Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai otoritas pusat yang menilai dan menerbitkan sertifikat produksi
e.Laboratorium uji mutu produk yang ditunjuk pemerintah untuk melakukan pemeriksaan teknis alat kesehatan

ayocpns Bimbel CPNS Foto CPNS 2024 Nilai Ambang Batas SKD CPNS Persiapan CPNS 2024 Persyaratan CPNS 2024 PPPK pppk adminkes skb adminkes SKD CPNS soal administrator kesehatan soal Administrator kesehatan sesuai kisi-kisi soal administrator kesehatan terbaru soal adminkes soal adminkes 2026 soal cpns 2026 Soal SKD 2024 Soal TIU CPNS 2024 Soal TKP CPNS 2024 Soal TWK CPNS 2024 Tryout ASN tryoutasn Try Out Online CPNS 2024

Facebook
Twitter
LinkedIn
Kategori